Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

sekadar coretan


Aku adalah aku...tak akan berubah jadi dirimu...
Perdebatan panjang setelah mati mencuat…
Dahsyat…
Hebat…
Kata-kata sayang bermunculan…
Kata-kata kasih naik ke permukaan...
Kata-kata cinta pun tak ingin kalah…
Bersaing dalam misi yang tak jelas aral dan tujuan..
Adakah artinya lagi setelah semua ini terjadi...
Sebenarnya siapa yang bodoh...diriku...dirimu...atau diri kalian semua????
Aku tidak membodohi diriku...dirimu bahkan diri kalian...
Ini aku...bukan dia...bukan kamu...
Bukan juga kalian...
Aku tidak akan semudah itu melontarkan kata-kata yang menurutku memuakkan diriku...jiwaku...dan bahkan itu semua menjauhiku dari naluriku sendiri...
Tahukah kamu??? aku adalah aku...dan aku tak kan memunafikkan diriku akan kata-kata gombal...kata-kata picik seperti itu...
Hentikanlah...
Sebelum asamu lepas...
Sebelum langkahmu melambat...
Biarkan burung nuri terbang bebas tanpa kekangan, tanpa jeratan, tanpa kungkungan...
Jujur...
Aku muak dengan pikiran yang membolak-balikkan masa lalu...
Muak dengan hal-hal omong kosong...
Menyakitkan...tapi jelas itu tidak membuatmu jera akan kata-kata busukmu...
Diamlah dan berpikir...
Pikiranmu akan menuntunmu...
Jika itu tak membuatmu diam...bungkam mulutmu dengan dosa-dosa hina yang telah kau lakukan...
Sekali lagi...aku adalah aku yang takkan membiarkan jiwaku gila dalam lamunan tentang dia...
Aku takkan menelajahwantahkan peringatan yang ia bawa...dan sumurku takkan kugali dengan kumpulan kisahnya yang berubah jadi dosa berkala...tumpukan sampah kotor dalam hidup yang tak hanya hidup...dalam tidur yang tak hanya mimpi...
ada kisah...
ada peringatan...
ada tanda...
apakah sadar kita sama hanya dengan membulatkan mata???


CITAKU

Temaram matahari kian menyurutkan dahsyatnya
inginku memikat seuntai cinta-Nya
menukik hasrat saat kutilang kerdil di atas
hinggap di pepohonan rindang
menari asaku
menangkap cita di atas sana...

MIMPI BURUK

Memori bulan lalu memaksaku lelap hanya dalam sekejap
Peluhku turun deras
Mengoyak bayangan yang singgah di benak
Satu kata tak bisa terucap
Ternganga...
Bisu melekat

JANJI PALSU

Janji, janji, dan s’lalu janji
Lontaran kalimat kerap kali memikat
Tetapi jabatan dan kekayaan lebih nikmat
Tak perlu kerja berat asal menjabat, uang didapat
Satu, dua ide terlintas
Dijalankanlah tipu muslihat
Rakyat terjerat seperti dalam perangkap
Semua dilibas

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar